Thanks for visiting :)

Senin, 31 Agustus 2020

New Born ARMY! Kim Seok Jin is My Ultimate Bias!

Gak pernah pernahnya dulu kepikiran untuk suka sama KPop, apalagi BTS. Dari dulu cuma sekedar tahu aja, dulu malah sempet gak abis pikir sama ARMY yang membabi buta banget kalo urusan belain BTS dan sebagai buruh ahensi cuma bisa amazed sama mereka karena begitu mudahnya mereka bikin trending topic di twitter hahaha.

Selama pandemi bukan hanya bikin aku keranjingan nonton drama Korea tapi juga accidentally jadi fan girling sama BTS. Yaakk aku cuma bisa nyengir aja sama diri sendiri yang kemakan omongan yang bilang gak akan suka sama BTS. 

Kalo ditanya darimana mulainya, dari liat foto Kim SeokJin di Pinterest! KOK ADA MEMBERNYA YANG CAKEP NIH KAYAK AKTOR BUKAN KAYAK IDOL. Sebagai Piscesian, tentu saja langsung ku cari tahu tentang dia dan kalo nyari tahu dia udah otomatis jadi tahu juga tentang BTS. Dan since tahu bahwa BTS bukan cuma idol group yang dance nya bagus, tapi misi mereka menjadikan dunia ini tempat yang lebih baik (sekecil apapun dunianya). Aku suka banget speechnya NamJoon di PBB, clear banget pesannya dia bahwa memang setiap orang pasti punya beberapa persona/citra yang ingin mereka tunjukkan ke dunia, bagaimana mereka meng-encourage penggemarnya untuk mengikuti passion mereka no matter what. Buatku yang paling nempel tentu saja sebagai anak IPS sering banget dianggap gak pinter sama om om tante. Padahal yaa kami nih pasti punya point plus di bidang lain kan? 



Trus hati ini jatuh lebih dalam sama Kim SeokJin yang jadi my ultimate bias karena akhirnya tahu bahwa dia masuk BTS tanpa background vocal dan dance seperti member yang lain, dan sering banget dibilang member yang cuma modal tampang doang, dan bukannya jadi down, semua bully-an dia jadikan motivasi untuk belajar berkali lipat lebih lama dan lebih keras dibanding yang lain. Makin ambyar setelah dengerin lagu Awake dan Ephipany. Jin nyanyi dari hati banget, seakan lirik lagu itu adalah ejawantah dari apa yang dia rasakan. 

But it’s my fate

It’s my fate

Still, I want to struggle and fight

Jin seperti bercerita bahwa mungkin sebagaimana pun dia berlatih, dia masih jadi yang paling akhir dibanding ke 6 member lainnya, tapi walaupun begitu dia masih mau berjuang. Tapi, liat aja dia sekarang. Dia jadi bagian yang tidak menurunkan tapi melengkapi penampilan BTS as a group!

Setelah awake, dengerin Ephipany makin menceloslah hatiku, lagi lagi diingetin Jin untuk menerima dan mencintai diri kita apa adanya. Walaupun gak sempurna tetep cantik.

i’m the one i should love in this world

my shining self, my precious soul

i finally realise it so i love me

though i’m not perfect, i’m so beautiful

i’m the one i should love

Setelah itu, hari - hariku tak lagi sama. Current favoritku adalah nontonin BangtanTV dan video reaction to BTS untuk nyari orang orang yang reaksinya mewakili diriku pas nonton karya karya Bangtan boys ini. 

Dan setelah cukup sering streaming hal hal berbau BTS, aku memutuskan Kim SeokJin sebagai ultimate bias dan Jung Jungkook sebagai second bias ku, yaa kalo Jungkook siapa sih yang gak suka, si bayi paling talented, easy to love walo paling rebel tapi tetep kusayang.



Yep, kenalin nih aku new born baby ARMY hahahaha ❤



Kamis, 16 April 2020

Self distancing is a new self care!

Ohaloooo..

Apa kabar kekawan yang sudah berminggu - minggu remote kerja di rumah dan stop bersosialisasi (bye hang out, kongkow dan ngopi cantik) for a while? Masih waras? Kalo aku sih setengah setengah, kadang waras, kadang pusing, kadang frustasi haha.

Jujur yaa, sudah sebulan semenjak himbauan WFH dan social distancing ini dilakukan, hanya dua hal yang paling berat kulakukan : MASAK DAN GAK BISA PULANG KAMPUNG!
Kenapa masak berat nih kak? Iya soalnya kemampuan masakku sungguh tidaq mumpuni, jadi menyiapkan makanan tiap hari untuk 3 kali makan itu super melelahkan *kini kuserahkan perutku ke grabfood saja hahaha
Kenapa gak bisa pulang kampung kak? Ya kan aku penakut, bukan orang yang nyaman melanggar himbauan atau aturan pulak, lagian JALANAN PULANG KAMPUNGKU DIJAGAIN POLISI WEI, belum lagi nanti tetanggaku tahu kalo aku pulang, apa gak insecure mereka? Haha jadi mamaku sudah mengeluarkan aturan, tidak boleh pulang. lebaran juga gak usah pulang. MAAAKKK NANGIS DONG YAA LEBARAN GAK KE RUMAH MAMAAAAA.

Tapiii, sungguh ku ikhlas menjalankan ini semua asal keadaan bisa kembali seperti semula secepatnya. Aku kangen ngantor, kangen ke mall, kangen pelukan kalo ketemu temen, kangen mudik seenggaknya sekali tiap sebulan. 

Tapi lagiii, walau pun di jalanan besar dan utama Jakarta sudah sepi, tapi tengok deh ke Jakarta pinggiran, MALAH MAKIN BANYAK KEGIATAN ORANG ORANG DI LUAR RUMAH! Tidak ada tukad tukadnya emang orang Indonesia ini. Rumahku kebetulan di pinggir jalan raya (jalan rute mikrolet) dan tiap hari oh wow kok tidak ada sepi sepinya jalanan, somehow malah makin rame entah mengapa. Kalo kayak gini kira - kira si Corona pergi dari sini kapan ya? 

Courtesy by canva.com

Selasa, 31 Maret 2020

REKOMENDASI DRAKOR ROMANTIS/COMEDY UNTUK PEMULA


Ohalooooo! 

Awal 2020 aku punya kecanduan baru nih, kecanduan nonton drama Korea hahaha. Bener – bener gak diprediksi, awalnya cuma random pilih K-drama di Netflix, pas satu episode lah kok lumayan. Diterusin sampe abis dan abis nonton kok pengen nonton yang lain, begitu terus sampe sekarang. Segila apa sih kak dirimu nonton K-drama? Yaa segini gak tidur semaleman cuma buat marathon abisin semua episode satu season kak. HAHAHAHA. Pak suami hanya bisa geleng – geleng kepala dan bilang “MATI LU BENTAR LAGI BEGADANG MELULUK” *AMPOONN PAAAKKK!

Nah, sebagai new comer di dunia per-drama Korea-an, marilah kita memberikan sumbangsih rekomendasi untuk rekan rekan yang belum berniat nonton dan masih bingung kira kira aku bakal suka atau tidak. Ku coba kasih beberapa drama romantic- comedy – atau RomCom, tapi sebelumnya mau disclaimer dulu yaaa : Aku ini anaknya suka banget kerecehan, drama romantic yang to good to be true tapi bikin perut ada butterfly-nya, ANAKNYA PISCES BANGET YANG KALO NONTON AJA BERASA KITA YANG DIROMANTISIN HAHAHA. Jadi, ini rekomendasi subjective dariku yaa. Cekidots!

Jikalau rekan – rekan adalah penyuka hal hal receh, tidak suka cerita dengan alur yang terlalu berat dan plot twist berlebihan, beberapa drama RomCom untukmu :

Weightlifting fairy Kim Bok Joo
Drama ini ceritain tentang kisah cinta gemesh 2 mahasiswa di universitas olah raga, satu atlet renang, satu atlet angkat besi, ceritanya ringan, gak ada konflik berlebihan dan bisa bikin mesem mesem nontonnya.

Strong Woman Do Bong Soon
Kalo K-drama ini agak ada unsur fantasy, tapi bukan fantasy yang gimana – gimana sih. Cuma cerita tentang keluarga yang “mewarisi” kekuatan super di garis keturunan perempuannya. Nah, ceritanya berawal dari anak rang kaya yang accidentally ketemu dan jatuh cinta sama si gadis super ini. Aku suka komedi-nya di sini semacam gak berlebihan tapi bikin ketawa.

Descendants of the Sun
Nah, untuk drama romantic, tentu kurang afdol kalo ndak masukin DOTS. Sebelum jamannya Capt Ri di Crash Landing On You, Capt Yoo Shi Jin tentu tetap di hati haha. Cerita dari DOTS ini tentang tentara yang jatuh cinta sama dokter, yang nasib membawa mereka ketemu di daerah konflik dan bekerja sama melalui profesi masing – masing. Chemistry-nya emang ntaps sih pantesan nikah, tapi kenapa pisah lagi sih Mas Mba? *eakkk.


Crash Landing On You
Siapa yang gak kecantol K-drama yang satu ini. Besutan Netflix original ini cukup hype di berbagai kalangan, mulai dari artis hingga selebgram. Drama ini kurasa punya paket komplit, ceritanya menarik, penggambaran setting dan porsi semua peran di dalam drama ini penting, gak hanya lead actor atau artistnya tapi semua pemeran pembantu kasih kesan tersendiri juga. Konon penggambaran Korea Utara dan Selatan di drama ini juga spot on banget. Di sini Ahjussi Hyun Bin paling ganteng dibanding drama doi yang lain, gils cakep bener hahaha!


GOBLIN
Permisi, siapa sih yang mengelakan chemistry pasangan Goblin dan pengantinnya itu? Dedek gemesh yang jadi “pengantin”nya om om yang umurnya udah 900 tahun, hahaha. Ceritanya tentang dewa yang kesepian karena nungguin pasangannya untuk nyabut pedang “tak kasat mata” di dadanya. Alurnya enak diikutin, gak terlalu lamban tapi juga gak cepet banget. PAS!


Encounter
Ini adalah drama yang membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama pada Park BoGum hahahaha. Mon map mz, kok bucin banget? Kok gemets amat siihh sama Mba-nya? Haha. Drama ini ceritain tentang perempuan kaya yang hidupnya seperti boneka karena harus ngikutin apa kata orang tuanya, julukannya “Putri Es” yang lama lama mencair saat gak sengaja ketemu anak penjual buah yang manis dan romantis saat perjalanan bisnisnya di Kuba.



Suspicious Partner
Siapa yang menolak pesona Mas Ji Chang Wook di drama ini, perannya sebagai jaksa yang pernah patah hati dan jadi dingin sama cewek lalu lama lama luluh karena secara gak sengaja nanganin kasus pembunuhan yang melibatkan anak magang di kantor jaksa-nya. Kegemesannya bermula dari akhirnya mereka tinggal serumah.


Cinderella and Four Knight
Kalo ini ceritanya seperti layaknya Cinderella yang disiksa ibu dan saudara tirinya, secara gak sengaja ketemu dengan salah satu cucu orang terkaya dan bikin perjanjian pura – pura jadi tunangannya, yaa karena sifatnya yang berani dan bebas, justru kesepakatan itu yang membawa dia “disetting” untuk tinggal bareng 3 oppa di satu rumah dan menjalankan misi untuk menyatukan ketiga cucu tersebut.


The Heirs
Kayaknya Lee Min Hoo jadi actor Korea yang paling dikenal di semua kalangan walaupun bukan penggemar K-drama. Di drama ini dia tetep lah yaa jadi anak konglomerat yang jatuh cinta sama anak pembantu di rumahnya. Ndilalah mantan sahabat sekolahnya juga gak sengaja suka sama orang yang sama, lah jadi saingan hahaha. Pokokmen ceritanya gak berat tapi seru kok diikutin karena di drama ini kita juga disuguhkan oleh rengrengan wajah wajah tampan dan cantik yang bikin seger ;)


Something in The Rain
Ini sih rada kurang ada komedi-nya, drama romantic tentang cowok manis yang jatuh cinta sama sahabat kakaknya, iyaa ini percintaan beda usia tapi gemets. Konfliknya tentu saja dari keluarga masing – masing yang gak setuju sama pasangan beda usia itu, tapi mereka tetep jalanin dengan lika likunya. Awal – awal manis deh ceritanya, adegan favoritku tentu saja pas mba-nya pegang tangan mas-nya dari bawah meja, eaakk ~


She Was Pretty
Berlatar di kantor majalah fashion, seorang perempuan “nyentrik” pura – pura tidak kenal bos baru-nya yang sebenernya adalah sahabat kecil yang nyariin dia, tapi karena bos nya yang dulu gendut jelek pas gedenya jadi ganteng dan kece sedangkan dia yang dulunya cantik malah jadi suram hahaha. Tapi lama – lama si bos ganteng sadar juga kalau sahabat kecil yang dia cari ada di depan matanya. Di drama ini ada Siwon juga yang bukan jadi lead actor tapi perannya seru dan gemesin.


Whats Wrong With Secretarys Kim
Ini sih udah tayang di layar kaca Indonesia yaa, cerita tentang pria kaya yang punya trauma masa lalu dan diam diam mencintai sekretarisnya. Kalau gak suka drama receh pasti akan ngerasa banyak hal cringe tapi percayalah drama ini sebenernya menghibur karena beberapa celetukan dan adegan bisa bikin ketawa :D


Kill Me, Heal Me
Kalau drama ini relate sama mental health karena berlatar tentang seseorang yang punya kepribadian multiple yang “ditolong” oleh psikolog yang disukai oleh kepribadian paling dominan dan jahat dari semua kepribadian pemiliknya. Terkocak adalah kalau dia udah berubah jadi kepribadian perempuan haha


I’m Not Robot
Drama tentang seorang pria yang punya alergi kalau bersentuhan dengan manusia. Lalu tidak sengaja sembuh perlahan karena “jatuh cinta” dengan perempuan yang menyamar menjadi robot.


Dah segitu dulu yaa, nanti kita sambung lagi rekomendasi K-drama lain yang juga aku suka. Biar banyak aja gitu kan thread blog K-drama-nya hahaha. See you! Sarangheeee kamsahamidaaaaa ~


PS : Photo courtesy by pinterest

Corona, Corona, Go Away!

Sudah hampir satu bulan sejak diumumkannya kasus pertama COVID 19 di Indonesia, yang sebenernya kuyakin sudah sebelum periode itu, si Corona udah nyampe di bumi Indonesia. Di periode periode awal rasanya masih banyak yang nyepelein, ah cuma gitu doang, kalo imunnya bagus mah gak akan kena dll dll, etapi makin ke sini yang menyeramkan bukan hanya ketika kita bisa punya peluang kena, tapi kita jadi asymptomatic carrier, which is kita gak sadar kita udah kena virus itu tapi ndak menunjukan gejala apa - apa dan kita bisa saja abai trus gak ikutin anjuran untuk #DiRumahAja dan masih beraktivitas seperti biasa, eyalah kan bisa nularin ke banyak orang tanpa sadar. Skeri kan yaaa!

Aku tinggal dan kerja di Jakarta, hal yang paling bikin patah hati dari datengnya virus ini adalah kenyataan bahwa untuk beberapa waktu (gak tau sampai kapan) ku harus menahan kangen ke keluarga di Cianjur. Gak bisa pulang, ketemu mamapapa dan keluarga inti, ngebayangin ramadhan dan lebaran dengan situasi yang amat sangat gak ideal itu bikin sedihnya berkali lipat, tapi demi kesehatan dan keamanan bersama, rasanya bijaksana untuk menahan ego buat tetep di rumah dan gak mudik biar gak jadi pembawa virus untuk orang - orang di kampung halaman.

Anyway, kantorku mungkin jadi yang paling telat memberlakukan Work From Home, baru minggu ini aku full WFH, di mana sebelumnya kita tetep masuk dengan sistem shift shift-an. Sebenernya aku udah biasa WFH karena dulu pernah cukup lama jadi freelancer social media admin, jadi untuk kerja di rumah gak terlalu susah, tapi emang kangen sama temen - temen di kantor, diskusi yang lebih efektif emang harus ketemu langsung sih. Jadi walaupun kerjaan aman, tetep gak optimal rasanya.

Yaahh semoga virus ini segera hilang dari Indonesia, dan kita bisa sama sama melakukan hal - hal yang biasa kita lakukan tanpa rasa khawatir dan was - was kena virus dan sakit. This too shall pass!

Bismillah, yuk bisa yuk! 





Rabu, 05 Februari 2020

Apa Kabar? 🤪


Oh halooo!

Apa kabar sih aku yang dulu suka nulis, kok malas sih kamu. hahaha

Coba nih kita liat, apakah 2020 ini ku akan mulai rajin nulis lagi. Ku mau mulai menyimpan lagi beberapa memori untuk kubaca baca lagi nanti. Menertawakan perjalanan dan perasaan yang pernah kutuangkan dalam tulisan.

Lesgoooohh ✋

Selasa, 19 September 2017

I hate my body!

Kemarin seorang teman lama mengirimkan sebuah pesan di salah satu sosial media saya dan mengatakan kalau saya gemuk banget dan nyuruh saya diet karena katanya kasian suami saya.

Well, sebenernya kalimat itu bagus sih, kalau saya lihat dari positifnya dia mengingatkan saya untuk menjaga kesehatan dan keliatan cantik dalam bentuk yang ideal. Tapi sayangnya saya bukan orang yang positif - positif amat hahaha. Pisces kayak saya lebih banyak baperannya. Jadi, begitu denger kalimat itu, tembok kepercayaan diri yang saya bangun bertahun - tahun runtuh aja lho. Perasaan sudah menerima diri saya yang sekarang apa adanya mendadak ngilang entah kemana. Ternyata mungkin dulu saya belum 100% dealing with my self. 

Saya pernah punya bentuk badan ideal, jadi bukan sesuatu yang mudah untuk bangun rasa percaya diri dan nyaman dengan bentuk badan yang sekarang. Jangan kira, kami yang badannya gemuk ini happy dan PD aja, dibalik itu semua ada patah hati yang bertubi - tubi kalau masuk toko baju yang punya koleksi lucu - lucu tapi semua ukurannya all size for you si perfect body, belum lagi kalau ketemu temen lama yang kalau ketemu bukan lagi tanya apa kabar, tapi bilang kok gendut banget sih. Ada lagi sedih dan kesel yang susah ilang kalau ngaca dan liat badan sendiri, jadi udah tahu dong kalau saya strugling banget selama ini.

Trus kenapa kok gak diet? Sudah pernah, nyoba gak makan nasi seharian dan itu bikin saya semaput lemes dan marah - marah. Gak kondusif buat saya pribadi dan anak di rumah.

Kenapa ga nyoba dietnya pelan - pelan dan olahraga. Iya saya males banget olah raga tapi dont judge me ya. Kalau kamu di posisi saya juga mungkin kamu bisa lebih mengerti.

Sahabat saya juga pernah bilang suruh saya diet, tapi caranya menyenangkan, sambil becanda, gak tiba - tiba dan dia tahu mood saya lagi bagus, jadi saya juga gak merasa seperti terhakimi. Jadi intinya, kalau kamu merasa ingin mengingatkan seseorang di sekitarmu tentang bentuk badannya, please lakukan dengan hati - hati, karena kamu gak pernah tahu apa perjuangannya dibelakangmu. Setidaknya belajar menghargai definisi cantik dan menarik dari sudut pandang bentuk badan semata.

Hei, orang gemuk pun layak dan pantas dicintai dan dihargai kan? ;)






Senin, 18 September 2017

Kembali jadi Ibu Bekerja!


Being a working mom doesn’t mean my family isn’t my first priority.

Yes! Setelah hiatus 3 tahun dan hanya jadi freelancer saja, akhirnya Agustus 2017 kemarin, saya resmi kembali jadi ibu bekerja.

Kenapa akhirnya memutuskan buat kembali bekerja sebenarnya karena 2 alasan utama, yang pertama adalah lokasi kantor baru yang cuma 5 menit naik motor dari rumah, dan yang ke dua adalah karena Rasyid kalau siang juga lebih sering sama neneknya daripada momoy-nya. Jadi, lebih baik kembali produktif dengan kerja di kantor.

Sudah hampir sebulan menjalani rutinitas baru sebagai ibu bekerja dan Alhamdulillah sejauh ini semua berjalan lancar.


*cheers buat mamak mamak bekerja lainnya. Let's roll!

Kamis, 22 Juni 2017

Semester pertama 2017

Hwaaaa ~~
Udah di minggu - minggu terakhir bulan Juni. Artinya, semester pertama tahun 2017 ini sebentar lagi habis. Sejauh ini syukur Alhamdulillah Allah parengi kesehatan dan rezeki yang insyaAllah lancar barokah. 

Highlight 6 bulan pertama di tahun ini mungkin di awal tahun ini Alhamdulillah saya bisa liburan full keluarga, di Februari berangkat sama keluargaku dan di Maret sama keluarga suami. Walaupun destinasinya sama dan beberapa tempat tujuannya sama tapi tetep beda kok suasananya, karena intinya emang pengen ajak keluarga liburan bareng aja.*beruntunglah ada tiket promo yang best deal banget buat pergi banyakan hahaha.

























Moment menyenangkan lainnya, adalah bulan Mei 2017 ini saya dan suami merayakan 4 tahun pernikahan. We made it, Poi! Ngerencanain mau staycation keluar kota dan mendadak batal karena satu lain hal, akhirnya biar ada moment, kita jalan - jalan aja ke Taman Safari karena si Rasyid udah sering minta liat binatang, yuk ajalah kita berangkat.









*Mon maaf resolusi foto hanya sebatas foto handphone wkwkwk
*Bukan blogger niat yang pake kamera aduhai