Thanks for visiting :)

Jumat, 27 November 2020

DAY 8 : The Power of Music

Dari kecil aku lumayan akrab sih soal musik, enggak yang gimana gimana banget sih, cuma yang pasti papaku suka banget nyanyi. Dulu kayaknya tiap hari papaku konser pake mic dan vcd player karaokean lagu lagu dangdut dan nostalgia. Jadi musik pertama yang paling sering kudengar dari kecil yaa musik musiknya penyanyi dangdut lawas macam Alm Meggy Z, Mansyur S, Elvi Sukaesih, Evie Tamala, Rhoma Irama dan penyanyi pop lawas macam Alm Broery Marantika, Dewi Yull, dan yang paling suka sih Ebiet G Ade, mon maap nih aku jaman dulu hafal semua seri lagu Camelia hahaha.

Karena papaku penggemar Ebiet G Ade, aku lumayan terpengaruh sama yang ini, bukan dari sisi jenis musik, tapi dari lirik lagu - lagu beliau. Aku pasti nangis sih kalau denger lagu titip rindu untuk ayah, trus suka senyum senyum denger lagu Cintaku kandas di rerumputan. Buatku lirik jadi daya tarik utama tanpa mengkotak kotakan jenis musiknya. Yang penting liriknya aku suka, biasanya semua jenis musik aku tetep dengerin termasuk lagu lagu dangdut *tapi kalo lagu dangdut kayaknya aku lebih suka lagu lagu jaman dulu, kalo sekarang kayaknya udah makin absurd liriknya hahaha

Besar di akhir 90an dan awal 2000, aku suka sekali sama band - band jaman ini, buatku periode ini adalah masa jaya jaya nya musik Indonesia, terutama untuk band. Cinta banget aku sama Sheila on 7, dan PADI. Dari dulu musik jadi caraku curhat dan berkontempelasi dengan diriku sendiri dalam berbagai keadaan hati. Pas lagi kasmaran, dengerin lagu patah hati aja tetep senyum senyum hahaha, tapi pas lagi patah hati kayak dikasih temen buat nangis dan sedih. 

Belakangan, aku "kecebur" banget sama KPOP music, well sebenernya keceburnya ke musik musiknya BTS. Dari awal udah dikasih hint  kalo lagu lagu mereka selalu ada pesen baiknya terutama buat generasi muda. By far musik musik BTS itu kayaknya yang paling banyak genre musik di dalam lagu lagunya, bener bener sedinamis itu, belum lagi liriknya yang banyak banget yang relate dan cocok buat jadi terapi dan penyemangat. Lagi kurang PD sama diri sendiri? Dengerin Ephipany atau Love my self : Answer (sungguh langsung merasa terguyur dengan self love), lagi kayaknya putus asa banget karena keadaan? Dengerin Not Today, lagi capek sama hari ini? Dengerin Zero o'clock, lagi pengen ajojing? Dengerin Dynamite, lagi capek banget sama pandemi Covid19 ini? Dengerin lagu terbaru mereka Life Goes On.

Sebagai penutup, segimana musik mempengaruhiku? Lumayan berpengaruh sih. Sependapat sama BigHit Ent, agencynya BTS, yang mengusung tema "Music and artist for healing", somehow bersama BTS aku juga terbawa perjalanan bertumbuh mereka, beberapa kali merasa musiknya memang kasih impact positif buatku. 

Anyway, yuk stream Life Goes On sebagai theme song baru yang mewakili lelahnya kita menghadapi Pandemi ini. Hih! Covid19 enyahlah kau dari bumi ini!




Kamis, 26 November 2020

DAY 7 : Favorit Movie!

Aku nih sebenernya bukan penggemar film yang gimana banget, tapi aku cukup menikmati nonton film terutama film - film genre romantis. Pisces banget akutuuu. Sukanya nontonin yang too good to be true hahaha! Tapi aku juga suka nonton film yang temanya keluarga, dan kadang sok berani nonton film horor.

The Holiday

Siapa yang tidak suka film ini, setting lokasi pas winter, cerita yang hangat dengan vibe natal, dan taburan aktris/aktor yang visualnya menyegarkan mata tentu sangat gampang bikin suka sama film ini. Scene favoritku adalah pas Cameron Diaz mau pulang ke US dan Jude Law sok kuat merelakan abistu gak jadi dan ketauan dia lagi nangis di rumah karena sedih ditinggal, hahaha duh soft banget sih kamuu mz Jude :")

TAKEN 

Film ini ada 3 sekuel, tapi aku paling suka yang pertama, karena yaa terlalu seru. Film keluarga yang aku suka karena father and daughter momentnya manis walau di luar saling keras dua duanya. Scene favoritku tentu pas Liam Neeson nerima telepon dari penculik anaknya, trus ngomong kalo dia bakal nemuin orang itu dan bunuh dia. Beuuhh mantapp om!

ARMAGEDDON

Tidak peduli sudah berapa kali nonton film ini, tidak ada satu kali pun yang kalo nonton film ini aku tidak menangis. HIH! Nangisnya juga bukan yang tersedu sedu tapi yang mewek semewek meweknyaaaa. Bruce willis sih ngaco banget di sini. Single dad, strong but soft inside. Keras tapi sayang sekali sama putrinya. Layer emosi rasa sayang dan hangat di film ini tuh banyak, aku suka sekali interaksi dan cerita antar semua pemainnya, seperti semua peran punya pengaruh yang tidak sedikit untuk bikin keseluruhan film ini jadi dapet banget seru, sedih dan perjuangannya. Scene favoritku tentu pas Bruce Willis dorong Ben Affleck dan bilang harus jagain putrinya dan abis itu scene Bruce Willis pamit ke putrinya. Wakacau sedihnya :")

THE CONJURING

Kayaknya ini adalah film horor Amerika yang paling horor, hahaha. Yang paling seru dari film ini adalah latar belakang yang konon adalah berdasarkan cerita nyata yang terjadi. Kemasan tanpa jumpscare yang berlebihan dan emosi serem yang dibangun dari awal sampai akhir lumayan bikin serem, dan di antara semua sekuelnya, favoritku tetap Conjuring yang pertama. Emang selalu yaa, yang pertama itu paling oke dan susah dikalahkan, hehehe. Scene favoritku, scene hantu hantunya mulai menyerang ekstrim ke anak anaknya. Skerii sih.

DILAN 1990



Kali ini giliran film Indonesia yaa, ini film yang bikin aku masuk bioskop untuk nonton film Indonesia lagi (untuk semua sekuelnya) hahaha. Aku suka banget sama chemistry Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla di sini, baper sampe jadi Dilanisme garis keras setelah nontonin banyak banget video behind the scene mereka semasa shooting. Buatku Dilan 1990 tetep terbaik, dibanding Dilan 1991 dan Milea. Setting-nya di Bandung, chemistry tokoh utama, cerita yang ringan (walau orang bilang cringe) tapi Pidi Baiq sukses merebut hatiku lewat karyanya ini.


Sebenernya kayaknya masih banyak film film yang aku suka sih, cuma yaa capek bun nulisnya hahaha pemalas. Jadi yang keinget pada waktu ini aja yang kutulis. Mungkin jikalau sempat nanti ditambahin lagi ;)

Bye for now! Adios!





Rabu, 25 November 2020

DAY 6 : Single and Happy!

Pernah sendiri dan bahagia.

So what?

There's nothin wrong or sad to be single!

Sendiri itu somehow menyenangkan lho. Ada saat di mana kita memang butuh waktu sendiri, bahkan hanya untuk menikmati hal - hal kecil seperti nonton film tanpa distraksi apa pun, atau jalan - jalan tanpa ada beban yang menyertai.

Sendiri kadang menjadi hal yang sekarang aku rindukan. Tapi saat ini bersama keluarga kecilku, pun tidak mau kutukar dengan kesendirian. Jadi, apa pun keadaannya rasanya diri kita sendiri yang bisa menentukan apakah kita ingin bahagia atau tidak. Kita bisa bahagia kapan pun, bersama atau tidak pun, asal kita mau! ;)

Selasa, 24 November 2020

DAY 5 : Your Parents

Hahaha gagal sih ini aku bikin 30 day writing challenge karena gak post tiap hari. Mon maap nih beb, kerjaan kok lagi lumayan gak bisa disisipin buat update blog, jadi ini gak apa apa lah yaa ngaco dan tidak rutin updatenya, tapi nanggung buat gak lanjutin, jadi akan kucoba lanjutkan walau tidak 30 hari hahaha.

Tema ke lima, tentang orang tua. Duh bakalan agak mellow nih kalau urusannya udah tentang orang tua gini :")

Buatku, wisdom tentang "restu orang tua adalah segalanya" adalah yang selalu kupegang dalam setiap keputusan dalam hidupku. Karena aku adalah orang yang sangat percaya pada "insting" orang tua yang tidak akan pernah salah saat itu berhubungan dengan anak - anaknya. 

Buatku, orang tua adalah cerminan hidup di mana aku bisa berkaca pada pengalaman yang mereka lakukan sejauh ini. Mereka yang membuatku menjadi aku yang sekarang, dan jika ada hal baik tentangku, aku berhutang itu pada mereka.

Tentu, mereka tidaklah sempurna, aku pun begitu. Tidak jarang kami beradu pendapat, dan bertengkar, tapi seiring waktu, perdebatan itu hanya sebatas dinamika anak dan orang tua. Pada akhirnya, kami selalu berada pada tingkat pengertian dan pemahaman yang sama.

Dari kecil sampai sebelum menikah, tidak pernah sekali pun mereka menentang pilihan hidup yang ingin kujalani. Pilihan menentukan sekolah, pilihan menentukan tempat kuliah dan hidup ngekos sendiri, pilihan bekerja jauh di ibu kota yang katanya kejam, pilihan menentukan pacar, pilihan menentukan kapan ingin menikah, dan bahkan segala pilihan kecil seperti pilih ekskul atau kegiatan di luar sekolah apa yang ingin aku lakukan. 

Aku berterima kasih atas segala pengertian dan pemakluman yang mereka berikan padaku selama ini. Pemakluman ketika aku melakukan hal salah, pemakluman ketika aku yang memang sangat "bodoh" untuk jadi anak IPA dan cuma mau jadi anak IPS lalu kuliah di jurusan anak sosial (kamu tau dong sampai saat ini stigma soal anak IPA lebih pintar dari anak IPS masih nyantol banget di kalangan orang tua dan omtante, hahaha), sampai pemakluman waktu anaknya pengen nyobain clubbing dan pulang malem aja boleh (tapi percayalah, ketika orang tua memberikan sebegitu besarnya kepercayaan pada kita, akunya sih yang punya beban besar dan bertanggung jawab penuh untuk menjaga kepercayaan mereka). 

Orang tuaku, adalah pahlawan terhebat! Tidak sempurna tapi hanya ada satu - satunya. Semoga selalu ada waktu dan kesempatan untuk bisa mengembalikan segala jasa dan cinta pada mereka.




Rabu, 28 Oktober 2020

DAY 4 : Places you want to visit

Sesungguhnya banyak sekali kayaknya list tempat - tempat yang ingin aku kunjungi, kalau bisa seluruh dunia rasanya pengen bisa kelilingin semuanya untuk melihat gimana kuasanya Allah menciptakan dunia dan isinya yang super indah. Duh, rasanya ingin punya uang tak terbatas biar bisa begitu hehehe

Sebagai muslim, tentu aku ingin banget bisa naik haji, jika belum bisa mau umroh dulu deh. Jadi tempat pertama ingin ke Mekkah. Rasanya pasti gak akan pernah lengkap kalo aku bisa keliling dunia tapi gak bisa "dipanggil" ke Baitullah. Yuk kita aminkan dulu yang nomer satu ini.

Tempat ke dua adalah Jepang, hahaha. Selalu pengen ke Jepang, dulu tuh karena mikir masih deket di Asia dan ada 4 musim, jadi bisa pergi pas autumm menuju winter. iyaa ngayal aja dulu sekarang mah *dadah dadah sama corona  *yuk nabung dulu hahaha

Oh ya, dulu sejak SMA salah satu tempat yang paling ingin kudatangi sebelum ku mati adalah Venice, tapi sejak sering nontonin travel vlog orang, aku nyatanya malah jatuh cinta sama Swiss dan New Zealand. Selalu penasaran rasanya minum coklat panas dengan pemandangan pegunungan yang diselimuti es, atau road trip di jalanan yang kiri kanan pemandangannya kayak lukisan atau wallpaper di komputer haha

YUK BISA YUK!

SHOLAWATIN AJA DULU ~



Rabu, 14 Oktober 2020

Day 3 : A memory

Kenangan.
Sesuatu yang selalu ada, kadang terselip jauh di sudut hati, tapi bisa datang lagi kapan saja dia mau.

Bicara kenangan, berarti kita bicara tentang orang, tempat, lagu, suasana, dan bahkan segala hal.
Kenanganku tentang orang orang yang dulu selalu ada, orang yang dulu  kucinta, orang yang dulu berharga, orang yang membuat kesan dalam perjalanan kehidupan.
Kenanganku tentang banyak tempat yang mengingatkanku pada berbagai perasaan di dalamnya, tempat favoritku menikmati hujan, tempat favoritku berkumpul bersama sahabat, tempat favoritku pacaran hingga tempat yang sering kudatangi jika aku butuh waktu untuk diriku sendiri.
Kenanganku tentang apa yang aku rasakan saat mendengar sebuah lagu, mendalami lirik yang kerap seperti menjadi soundtrack hidup pada fase fase tertentu dalam hidupku. Bagaimana kenangan tentang sebuah lagu bisa menggugah kembali rasa rindu yang dalam tak hanya untuk seseorang tapi juga untuk waktu waktu yang ingin kuulang kembali. 

Akan selalu ada masa, di mana kenangan bisa menjadi hal yang paling menyenangkan untuk dikenang, tapi di saat yang lain bisa menimbulkan sesak yang ternyata cukup menyakitkan. Kadang lucu yaa memikirkan bagaimana kenangan ini bekerja untuk diri kita :")


Senin, 05 Oktober 2020

Day 2 : Things that makes you happy!

Waahh kayaknya topik hari ke dua ini yang paling menyenangkan. Aku mau bikin per point ajalah yaa apa aja yang bisa bikin aku happy, terutama pada periode pandemi seperti ini dan harus #diRumahAja! Here we gooo ~

  • BTS! Hahahaha tiada hari yang kulalui tanpa nonton video tentang 7 pemuda tapi kayak bayi bayi kesayanganku. Sebagai orang yang baru banget kecemplung di rabbit hole ini, banyak banget yang mesti kukejar yaampun gak ngerti lagi terlalu banyak yang sudah aku lewatkan. Follow banyak akun fanbase mereka, nonton video clip/video reaction, nonton RUN/bon voyage/im the soop, search foto foto cakep mereka di pinterest, semuanya selalu sukses bikin mood yang tadinya drop langsung happy lagi, sungguh seperti sulap hahaha

  • Es kopi susu! Aku tahu ini ndak bagus karena aku udah gendut banget dan harus diet, tapi udah keburu kebiasaan untuk minum es kopi susu gula aren tiap hari. Enak banget rasanya, sebagai jamaah pecinta makanan dan minuman manis, es kopi susu adalah jalan ninjaku!
  • Nonton Drama Korea! Awal tahun ini kayaknya aku baru kecebur banget nonton drama Korea, awalnya cuma karena iseng dan lagi nyari tontonan di Netlix, trus tetiba klik aja Secretary Kim, lah trus malah baper dan malah suka banget. Mungkin karena aku tipikal yang suka sama hal hal romantis, jadi nonton series yang manis manis tuh sungguhlah menyenangkan. 

  • Hujan dan nduselan di rumah! Aku suka sekali kalau hujan apalagi pas hari libur weekend, cuacanya adem dan bikin betah buat nduselan di rumah sama bos besar dan bos kecil. 
  • Hearing from an old friend! Setelah menikah, rasanya temen yang dekat tuh mengecil jumlahnya sampe bisa dihitung dalam 1 tangan, tapi selalu senang ngobrol sama mereka, ngobrolinnya sih bisa sangat random, tapi selalu sukses bikin recharge dan selalu kangen untuk ketemu.
  • Dapet diskon pas order makan online! Diskon grab dan gofood adalah hal yang selalu sukses bikin happy. Sebagai mamak rumah tangga yang kurang handal masak, pesen makan online sudah jadi pilihan yang paling bijaksana untuk semua hahaha. Jadi kalo ada diskon wow sungguh bahagia. Wk!
  • Sebelum pandemi ini, aku biasanya selalu pergi pas weekend, cuma buat keliling mal, main timezone sama bos kecil atau main ke tempat wisata, tapi sejak pandemi blas lah gak bisa ke mana mana, tapi masuk bulan ke 3 #diRumahAja dan udah mulai gak terlalu parno, sekarang kalau udah bosen, keliling manasin mobil dan carpool karaoke jadi hal yang bikin happy banget ternyata.
Dah ah, ini episod things that makes you happy versi lagi pandemi. See yaa next time!


Jumat, 25 September 2020

Day 1 : Describe Your Personality

Ohalo! Hari pertama tantangan menulis #30DaysWritingChallenge nih, tema pertama adalah tentang kepribadian.

Menceritakan soal kepribadianku. Bingung sih sebenernya mau bahas apa soal kepribadian diri sendiri, cuma yang pasti paling aku tahu dan ngerti adalah aku selalu suka dan happy kalo ada di sekeliling temen dan sahabat - sahabat, kayak energi gak ada abisnya kalo ngabisin waktu sama mereka. Orang - orang sih bilangnya aku extrovert, mungkin iya, karena kayaknya emang aku bisa recharge lagi kalau habis berada di kerumunan orang (terutama di zona nyaman orang - orang yang aku sayang).

Ada saat di mana aku juga merasa bisa recharge energi dengan menyendiri, moment favoritku adalah sendirian dengerin lagu lagu yang aku suka sambil ngopi dan liatin atau denger suara hujan.

Oh ya, aku juga tipikal orang yang suka overthinking dan sensitif, kacau deh kalo lagi kumat, bisa segala berasa ke diri sendiri, biasanya yang paling sering adalah suka ngerasa diri sendiri tuh kurang cukup baik dalam banyak hal, suka ngerasa gak dicintai, pokoknya kalau lagi kumat overthinking dan sensitif, aku tuh suka lupa untuk kasih self love banyak banyak, jadinyaa yaa outputnya jadi sering marah - marah gak jelas. *maapkan aim yaAllah +_+







Jumat, 18 September 2020

30 Days Writing Challenge

Udah dari minggu lalu ngesave konten tantangan ini di Twitter, hatiku sungguh ingin ikutan challenge itu tapi ragu - ragu apakah bisa hahaha tapi coba aja dulu yuk!



Senin, 31 Agustus 2020

New Born ARMY! Kim Seok Jin is My Ultimate Bias!

Gak pernah pernahnya dulu kepikiran untuk suka sama KPop, apalagi BTS. Dari dulu cuma sekedar tahu aja, dulu malah sempet gak abis pikir sama ARMY yang membabi buta banget kalo urusan belain BTS dan sebagai buruh ahensi cuma bisa amazed sama mereka karena begitu mudahnya mereka bikin trending topic di twitter hahaha.

Selama pandemi bukan hanya bikin aku keranjingan nonton drama Korea tapi juga accidentally jadi fan girling sama BTS. Yaakk aku cuma bisa nyengir aja sama diri sendiri yang kemakan omongan yang bilang gak akan suka sama BTS. 

Kalo ditanya darimana mulainya, dari liat foto Kim SeokJin di Pinterest! KOK ADA MEMBERNYA YANG CAKEP NIH KAYAK AKTOR BUKAN KAYAK IDOL. Sebagai Piscesian, tentu saja langsung ku cari tahu tentang dia dan kalo nyari tahu dia udah otomatis jadi tahu juga tentang BTS. Dan since tahu bahwa BTS bukan cuma idol group yang dance nya bagus, tapi misi mereka menjadikan dunia ini tempat yang lebih baik (sekecil apapun dunianya). Aku suka banget speechnya NamJoon di PBB, clear banget pesannya dia bahwa memang setiap orang pasti punya beberapa persona/citra yang ingin mereka tunjukkan ke dunia, bagaimana mereka meng-encourage penggemarnya untuk mengikuti passion mereka no matter what. Buatku yang paling nempel tentu saja sebagai anak IPS sering banget dianggap gak pinter sama om om tante. Padahal yaa kami nih pasti punya point plus di bidang lain kan? 



Trus hati ini jatuh lebih dalam sama Kim SeokJin yang jadi my ultimate bias karena akhirnya tahu bahwa dia masuk BTS tanpa background vocal dan dance seperti member yang lain, dan sering banget dibilang member yang cuma modal tampang doang, dan bukannya jadi down, semua bully-an dia jadikan motivasi untuk belajar berkali lipat lebih lama dan lebih keras dibanding yang lain. Makin ambyar setelah dengerin lagu Awake dan Ephipany. Jin nyanyi dari hati banget, seakan lirik lagu itu adalah ejawantah dari apa yang dia rasakan. 

But it’s my fate

It’s my fate

Still, I want to struggle and fight

Jin seperti bercerita bahwa mungkin sebagaimana pun dia berlatih, dia masih jadi yang paling akhir dibanding ke 6 member lainnya, tapi walaupun begitu dia masih mau berjuang. Tapi, liat aja dia sekarang. Dia jadi bagian yang tidak menurunkan tapi melengkapi penampilan BTS as a group!

Setelah awake, dengerin Ephipany makin menceloslah hatiku, lagi lagi diingetin Jin untuk menerima dan mencintai diri kita apa adanya. Walaupun gak sempurna tetep cantik.

i’m the one i should love in this world

my shining self, my precious soul

i finally realise it so i love me

though i’m not perfect, i’m so beautiful

i’m the one i should love

Setelah itu, hari - hariku tak lagi sama. Current favoritku adalah nontonin BangtanTV dan video reaction to BTS untuk nyari orang orang yang reaksinya mewakili diriku pas nonton karya karya Bangtan boys ini. 

Dan setelah cukup sering streaming hal hal berbau BTS, aku memutuskan Kim SeokJin sebagai ultimate bias dan Jung Jungkook sebagai second bias ku, yaa kalo Jungkook siapa sih yang gak suka, si bayi paling talented, easy to love walo paling rebel tapi tetep kusayang.



Yep, kenalin nih aku new born baby ARMY hahahaha ❤



Kamis, 16 April 2020

Self distancing is a new self care!

Ohaloooo..

Apa kabar kekawan yang sudah berminggu - minggu remote kerja di rumah dan stop bersosialisasi (bye hang out, kongkow dan ngopi cantik) for a while? Masih waras? Kalo aku sih setengah setengah, kadang waras, kadang pusing, kadang frustasi haha.

Jujur yaa, sudah sebulan semenjak himbauan WFH dan social distancing ini dilakukan, hanya dua hal yang paling berat kulakukan : MASAK DAN GAK BISA PULANG KAMPUNG!
Kenapa masak berat nih kak? Iya soalnya kemampuan masakku sungguh tidaq mumpuni, jadi menyiapkan makanan tiap hari untuk 3 kali makan itu super melelahkan *kini kuserahkan perutku ke grabfood saja hahaha
Kenapa gak bisa pulang kampung kak? Ya kan aku penakut, bukan orang yang nyaman melanggar himbauan atau aturan pulak, lagian JALANAN PULANG KAMPUNGKU DIJAGAIN POLISI WEI, belum lagi nanti tetanggaku tahu kalo aku pulang, apa gak insecure mereka? Haha jadi mamaku sudah mengeluarkan aturan, tidak boleh pulang. lebaran juga gak usah pulang. MAAAKKK NANGIS DONG YAA LEBARAN GAK KE RUMAH MAMAAAAA.

Tapiii, sungguh ku ikhlas menjalankan ini semua asal keadaan bisa kembali seperti semula secepatnya. Aku kangen ngantor, kangen ke mall, kangen pelukan kalo ketemu temen, kangen mudik seenggaknya sekali tiap sebulan. 

Tapi lagiii, walau pun di jalanan besar dan utama Jakarta sudah sepi, tapi tengok deh ke Jakarta pinggiran, MALAH MAKIN BANYAK KEGIATAN ORANG ORANG DI LUAR RUMAH! Tidak ada tukad tukadnya emang orang Indonesia ini. Rumahku kebetulan di pinggir jalan raya (jalan rute mikrolet) dan tiap hari oh wow kok tidak ada sepi sepinya jalanan, somehow malah makin rame entah mengapa. Kalo kayak gini kira - kira si Corona pergi dari sini kapan ya? 

Courtesy by canva.com

Selasa, 31 Maret 2020

REKOMENDASI DRAKOR ROMANTIS/COMEDY UNTUK PEMULA


Ohalooooo! 

Awal 2020 aku punya kecanduan baru nih, kecanduan nonton drama Korea hahaha. Bener – bener gak diprediksi, awalnya cuma random pilih K-drama di Netflix, pas satu episode lah kok lumayan. Diterusin sampe abis dan abis nonton kok pengen nonton yang lain, begitu terus sampe sekarang. Segila apa sih kak dirimu nonton K-drama? Yaa segini gak tidur semaleman cuma buat marathon abisin semua episode satu season kak. HAHAHAHA. Pak suami hanya bisa geleng – geleng kepala dan bilang “MATI LU BENTAR LAGI BEGADANG MELULUK” *AMPOONN PAAAKKK!

Nah, sebagai new comer di dunia per-drama Korea-an, marilah kita memberikan sumbangsih rekomendasi untuk rekan rekan yang belum berniat nonton dan masih bingung kira kira aku bakal suka atau tidak. Ku coba kasih beberapa drama romantic- comedy – atau RomCom, tapi sebelumnya mau disclaimer dulu yaaa : Aku ini anaknya suka banget kerecehan, drama romantic yang to good to be true tapi bikin perut ada butterfly-nya, ANAKNYA PISCES BANGET YANG KALO NONTON AJA BERASA KITA YANG DIROMANTISIN HAHAHA. Jadi, ini rekomendasi subjective dariku yaa. Cekidots!

Jikalau rekan – rekan adalah penyuka hal hal receh, tidak suka cerita dengan alur yang terlalu berat dan plot twist berlebihan, beberapa drama RomCom untukmu :

Weightlifting fairy Kim Bok Joo
Drama ini ceritain tentang kisah cinta gemesh 2 mahasiswa di universitas olah raga, satu atlet renang, satu atlet angkat besi, ceritanya ringan, gak ada konflik berlebihan dan bisa bikin mesem mesem nontonnya.

Strong Woman Do Bong Soon
Kalo K-drama ini agak ada unsur fantasy, tapi bukan fantasy yang gimana – gimana sih. Cuma cerita tentang keluarga yang “mewarisi” kekuatan super di garis keturunan perempuannya. Nah, ceritanya berawal dari anak rang kaya yang accidentally ketemu dan jatuh cinta sama si gadis super ini. Aku suka komedi-nya di sini semacam gak berlebihan tapi bikin ketawa.

Descendants of the Sun
Nah, untuk drama romantic, tentu kurang afdol kalo ndak masukin DOTS. Sebelum jamannya Capt Ri di Crash Landing On You, Capt Yoo Shi Jin tentu tetap di hati haha. Cerita dari DOTS ini tentang tentara yang jatuh cinta sama dokter, yang nasib membawa mereka ketemu di daerah konflik dan bekerja sama melalui profesi masing – masing. Chemistry-nya emang ntaps sih pantesan nikah, tapi kenapa pisah lagi sih Mas Mba? *eakkk.


Crash Landing On You
Siapa yang gak kecantol K-drama yang satu ini. Besutan Netflix original ini cukup hype di berbagai kalangan, mulai dari artis hingga selebgram. Drama ini kurasa punya paket komplit, ceritanya menarik, penggambaran setting dan porsi semua peran di dalam drama ini penting, gak hanya lead actor atau artistnya tapi semua pemeran pembantu kasih kesan tersendiri juga. Konon penggambaran Korea Utara dan Selatan di drama ini juga spot on banget. Di sini Ahjussi Hyun Bin paling ganteng dibanding drama doi yang lain, gils cakep bener hahaha!


GOBLIN
Permisi, siapa sih yang mengelakan chemistry pasangan Goblin dan pengantinnya itu? Dedek gemesh yang jadi “pengantin”nya om om yang umurnya udah 900 tahun, hahaha. Ceritanya tentang dewa yang kesepian karena nungguin pasangannya untuk nyabut pedang “tak kasat mata” di dadanya. Alurnya enak diikutin, gak terlalu lamban tapi juga gak cepet banget. PAS!


Encounter
Ini adalah drama yang membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama pada Park BoGum hahahaha. Mon map mz, kok bucin banget? Kok gemets amat siihh sama Mba-nya? Haha. Drama ini ceritain tentang perempuan kaya yang hidupnya seperti boneka karena harus ngikutin apa kata orang tuanya, julukannya “Putri Es” yang lama lama mencair saat gak sengaja ketemu anak penjual buah yang manis dan romantis saat perjalanan bisnisnya di Kuba.



Suspicious Partner
Siapa yang menolak pesona Mas Ji Chang Wook di drama ini, perannya sebagai jaksa yang pernah patah hati dan jadi dingin sama cewek lalu lama lama luluh karena secara gak sengaja nanganin kasus pembunuhan yang melibatkan anak magang di kantor jaksa-nya. Kegemesannya bermula dari akhirnya mereka tinggal serumah.


Cinderella and Four Knight
Kalo ini ceritanya seperti layaknya Cinderella yang disiksa ibu dan saudara tirinya, secara gak sengaja ketemu dengan salah satu cucu orang terkaya dan bikin perjanjian pura – pura jadi tunangannya, yaa karena sifatnya yang berani dan bebas, justru kesepakatan itu yang membawa dia “disetting” untuk tinggal bareng 3 oppa di satu rumah dan menjalankan misi untuk menyatukan ketiga cucu tersebut.


The Heirs
Kayaknya Lee Min Hoo jadi actor Korea yang paling dikenal di semua kalangan walaupun bukan penggemar K-drama. Di drama ini dia tetep lah yaa jadi anak konglomerat yang jatuh cinta sama anak pembantu di rumahnya. Ndilalah mantan sahabat sekolahnya juga gak sengaja suka sama orang yang sama, lah jadi saingan hahaha. Pokokmen ceritanya gak berat tapi seru kok diikutin karena di drama ini kita juga disuguhkan oleh rengrengan wajah wajah tampan dan cantik yang bikin seger ;)


Something in The Rain
Ini sih rada kurang ada komedi-nya, drama romantic tentang cowok manis yang jatuh cinta sama sahabat kakaknya, iyaa ini percintaan beda usia tapi gemets. Konfliknya tentu saja dari keluarga masing – masing yang gak setuju sama pasangan beda usia itu, tapi mereka tetep jalanin dengan lika likunya. Awal – awal manis deh ceritanya, adegan favoritku tentu saja pas mba-nya pegang tangan mas-nya dari bawah meja, eaakk ~


She Was Pretty
Berlatar di kantor majalah fashion, seorang perempuan “nyentrik” pura – pura tidak kenal bos baru-nya yang sebenernya adalah sahabat kecil yang nyariin dia, tapi karena bos nya yang dulu gendut jelek pas gedenya jadi ganteng dan kece sedangkan dia yang dulunya cantik malah jadi suram hahaha. Tapi lama – lama si bos ganteng sadar juga kalau sahabat kecil yang dia cari ada di depan matanya. Di drama ini ada Siwon juga yang bukan jadi lead actor tapi perannya seru dan gemesin.


Whats Wrong With Secretarys Kim
Ini sih udah tayang di layar kaca Indonesia yaa, cerita tentang pria kaya yang punya trauma masa lalu dan diam diam mencintai sekretarisnya. Kalau gak suka drama receh pasti akan ngerasa banyak hal cringe tapi percayalah drama ini sebenernya menghibur karena beberapa celetukan dan adegan bisa bikin ketawa :D


Kill Me, Heal Me
Kalau drama ini relate sama mental health karena berlatar tentang seseorang yang punya kepribadian multiple yang “ditolong” oleh psikolog yang disukai oleh kepribadian paling dominan dan jahat dari semua kepribadian pemiliknya. Terkocak adalah kalau dia udah berubah jadi kepribadian perempuan haha


I’m Not Robot
Drama tentang seorang pria yang punya alergi kalau bersentuhan dengan manusia. Lalu tidak sengaja sembuh perlahan karena “jatuh cinta” dengan perempuan yang menyamar menjadi robot.


Dah segitu dulu yaa, nanti kita sambung lagi rekomendasi K-drama lain yang juga aku suka. Biar banyak aja gitu kan thread blog K-drama-nya hahaha. See you! Sarangheeee kamsahamidaaaaa ~


PS : Photo courtesy by pinterest

Corona, Corona, Go Away!

Sudah hampir satu bulan sejak diumumkannya kasus pertama COVID 19 di Indonesia, yang sebenernya kuyakin sudah sebelum periode itu, si Corona udah nyampe di bumi Indonesia. Di periode periode awal rasanya masih banyak yang nyepelein, ah cuma gitu doang, kalo imunnya bagus mah gak akan kena dll dll, etapi makin ke sini yang menyeramkan bukan hanya ketika kita bisa punya peluang kena, tapi kita jadi asymptomatic carrier, which is kita gak sadar kita udah kena virus itu tapi ndak menunjukan gejala apa - apa dan kita bisa saja abai trus gak ikutin anjuran untuk #DiRumahAja dan masih beraktivitas seperti biasa, eyalah kan bisa nularin ke banyak orang tanpa sadar. Skeri kan yaaa!

Aku tinggal dan kerja di Jakarta, hal yang paling bikin patah hati dari datengnya virus ini adalah kenyataan bahwa untuk beberapa waktu (gak tau sampai kapan) ku harus menahan kangen ke keluarga di Cianjur. Gak bisa pulang, ketemu mamapapa dan keluarga inti, ngebayangin ramadhan dan lebaran dengan situasi yang amat sangat gak ideal itu bikin sedihnya berkali lipat, tapi demi kesehatan dan keamanan bersama, rasanya bijaksana untuk menahan ego buat tetep di rumah dan gak mudik biar gak jadi pembawa virus untuk orang - orang di kampung halaman.

Anyway, kantorku mungkin jadi yang paling telat memberlakukan Work From Home, baru minggu ini aku full WFH, di mana sebelumnya kita tetep masuk dengan sistem shift shift-an. Sebenernya aku udah biasa WFH karena dulu pernah cukup lama jadi freelancer social media admin, jadi untuk kerja di rumah gak terlalu susah, tapi emang kangen sama temen - temen di kantor, diskusi yang lebih efektif emang harus ketemu langsung sih. Jadi walaupun kerjaan aman, tetep gak optimal rasanya.

Yaahh semoga virus ini segera hilang dari Indonesia, dan kita bisa sama sama melakukan hal - hal yang biasa kita lakukan tanpa rasa khawatir dan was - was kena virus dan sakit. This too shall pass!

Bismillah, yuk bisa yuk! 





Rabu, 05 Februari 2020

Apa Kabar? 🤪


Oh halooo!

Apa kabar sih aku yang dulu suka nulis, kok malas sih kamu. hahaha

Coba nih kita liat, apakah 2020 ini ku akan mulai rajin nulis lagi. Ku mau mulai menyimpan lagi beberapa memori untuk kubaca baca lagi nanti. Menertawakan perjalanan dan perasaan yang pernah kutuangkan dalam tulisan.

Lesgoooohh ✋